WISUDA PURNABAKTI KETUA PTA KENDARI, MAHKAMAH AGUNG APRESIASI PENGABDIAN ERNI ZURNILAH DI DUNIA PERADILAN
Kendari – Humas: Mahkamah Agung Republik Indonesia menggelar Upacara Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Kendari, Dra. Hj. Erni Zurnilah, M.H., yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-Yudisial, Dr. Dwiarso Budi Santiarto, S.H., M.Hum., di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Jumat (30/10/2026).
Upacara khidmat ini menjadi titik paripurna pengabdian Erni Zurnilah setelah menuntaskan masa bakti selama 37 tahun di lingkungan peradilan agama.
Mewakili Ketua Mahkamah Agung RI, Dr. Dwiarso menegaskan bahwa purnabakti bukan sekadar penghentian rutinitas kedinasan, melainkan bentuk penghormatan institusi atas keteguhan prinsip, loyalitas, dan sumbangsih nyata seorang hakim dalam menegakkan hukum dan keadilan.
“Purnabakti bukan akhir dari pengabdian. Purnabakti adalah penanda bahwa sebuah babak tugas kedinasan telah dituntaskan, sementara jejak keteladanan, nilai perjuangan, dan kontribusi bagi institusi akan terus hidup dalam ingatan serta menjadi inspirasi bagi generasi penerus,” ujar Dr. Dwiarso dalam amanatnya.
Ia memaparkan bahwa kematangan kepemimpinan di badan peradilan lahir dari tempaan proses yang panjang dan berlapis. Hal tersebut menuntut kedalaman nurani serta kepekaan sosial yang tinggi, khususnya di lingkungan peradilan agama yang mengadili perkara-perkara yang bersinggungan langsung dengan sendi kehidupan masyarakat, mulai dari ketahanan keluarga, hak perempuan dan anak, sengketa kewarisan, hingga kepatuhan transaksi ekonomi syariah.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua MA Bidang Non-Yudisial menyampaikan tiga pesan fundamental: mengajak wisudawati mensyukuri rekam jejak panjang yang tuntas dengan terhormat; mengingatkan para hakim dan aparatur yang masih aktif agar senantiasa bekerja berbasis integritas tanpa semata memburu jabatan; serta mendorong segenap satuan kerja menjaga kesinambungan kultur kerja positif yang diwariskan para perintis lembaga.
“Seorang pejabat akan dikenang karena jabatannya, tetapi seorang insan pengabdi akan dikenang karena nilai-nilai yang ditinggalkannya. Jabatan mungkin berhenti pada hari ini, tetapi integritas, keteladanan, dan pengabdian yang tulus akan terus hidup melampaui masa jabatan,” tutur Dr. Dwiarso menegaskan.
Rangkaian prosesi wisuda ditandai dengan pelepasan kalung dan tanda jabatan hakim, dilanjutkan pengalungan kain tenun tradisional Sulawesi Tenggara beruntaikan melati, serta penyerahan plakat kehormatan Mahkamah Agung kepada wisudawati yang didampingi suami, Dr. H. Mulyadi, S.H., M.Ag.
Acara purnabakti ini turut dihadiri Ketua Kamar Agama MA Dr. H. Yasardin, S.H., M.Hum., Hakim Agung MA Dr. Hj. Lailatul Arofah, M.H., Plt. Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama MA Drs. H. Muchlis, S.H., M.H., Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tenggara, jajaran Forkopimda Provinsi Sulawesi Tenggara, pimpinan pengadilan tingkat pertama dan banding, serta para Hakim Tinggi sewilayah hukum PTA Kendari.
Perjalanan pengabdian Dra. Hj. Erni Zurnilah, M.H. bermula saat diangkat sebagai staf CPNS di Pengadilan Agama Dumai pada 1 Maret 1989. Setelah dipercaya mengemban tugas sebagai Wakil Sekretaris pada 1992, figur kelahiran Jakarta Pusat, 10 Oktober 1959 ini resmi mengawali karier sebagai Hakim Tingkat Pertama di pengadilan yang sama pada 1994.
Kapasitas yudisialnya kian terasah melalui penugasan di PA Bekasi (1998) dan PA Jakarta Pusat (2007). Rekam jejak kepemimpinannya di pengadilan tingkat pertama terus meluas saat dipercaya menjabat Wakil Ketua PA Salatiga (2009), Wakil Ketua PA Bengkulu (2010), Ketua PA Jambi (2013), serta Wakil Ketua PA Purwodadi (2015).
Integritas dan dedikasi yang konsisten membawa Erni Zurnilah promosi ke pengadilan tingkat banding sebagai Hakim Tinggi di PTA Bangka Belitung pada 2019 dan PTA Banten pada 2021. Kepercayaan pimpinan MA berlanjut dengan penunjukannya sebagai Wakil Ketua di tiga wilayah tingkat banding, yakni PTA Bangka Belitung (2022), PTA Palembang (2023), hingga PTA Jakarta (2024).
Puncak amanah kepemimpinan ia raih saat dilantik sebagai Ketua PTA Kupang pada 2025, sebelum akhirnya memimpin PTA Kendari sejak Mei 2026 hingga memasuki masa purnabakti berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 59/P Tahun 2026 yang ditandatangani oleh Presiden RI Prabowo Subianto. (hef/ds/DI/Photo:sna)
Komentar