Perkuat Perspektif Keadilan, Dua Hakim PA Buntok Ikuti Pendidikan Filsafat Keadilan I (6/7/2026)
Buntok, 6 Juli 2026 – Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan memperkuat perspektif filosofis dalam penegakan hukum, dua orang hakim Pengadilan Agama Buntok, Akhmad Fandik, S.H. dan Novia Aditia Ningsih, S.H., mengikuti Pendidikan Filsafat Keadilan bagi Hakim di Lingkungan Peradilan Umum, Peradilan Agama, Peradilan Militer, Peradilan Tata Usaha Negara, dan Peradilan Ad Hoc Gelombang III.
Pendidikan tersebut diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia (Pusdiklat Teknis Peradilan MA RI) secara daring pada 6–10 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 389 peserta yang merupakan hakim dari berbagai lingkungan peradilan di seluruh Indonesia.
Pelatihan ini bertujuan untuk memperkaya wawasan para hakim mengenai filsafat keadilan sebagai landasan berpikir dalam menjalankan tugas dan fungsi peradilan.
Kegiatan menghadirkan narasumber yang berasal dari kalangan hakim agung, akademisi, praktisi hukum, tokoh nasional, hingga ekonom terkemuka, yaitu:
1. YM. Suharto, S.H., M.Hum.
2. Gita Irawan Wirjawan, B.B.A., M.B.A., M.P.A.
3. Prof. Dr. H. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.
4. Prof. Dr. Shidarta, S.H., M.Hum.
5. Prof. Dr. Moh. Mahfud MD, S.H.
6. Dr. Antonius Widyarsono, S.J.
7. Prof. Dr. Anhar Gonggong, M.A.
8. Bhima Yudhistira Adhinegara, S.E., M.Sc.
9. Haris Azhar, S.H., M.A.
10. Prof. Dr. Robertus Robet, M.A.
11. Prof. Stella Christie, Ph.D.
12. Bivitri Susanti, S.H., LL.M.
13. Dr. Dewi Candra Ningrum.
14. Dr. H. Muhammad Busyro Muqoddas, S.H., M.Hum.
15. Dr. H. Fahruddin Faiz, S.Ag., M.Ag.
