Dengan Kultum, Koordinator Area V dan VI Mengajak Seluruh Pegawai Kuatkan Iman dan Taqwa Sehingga Sukses Zona Integritas

83

PA. Buntok – (Rabu, 14 April 2021/ 2 Ramadhan 1442 H) Peningkatan kualitas keimanan dan ibadah di bulan Ramadhan yang penuh ampunan dan penuh rahmat  adalah hal yang sangat diidamkan oleh semua umat muslim, tidak terkecuali bagi seluruh aparatur Pengadilan Agama Buntok.
Pengadilan Agama Buntok dalam mengsisi bulan Ramadhan 1442 H melaksanakan kegiatan sholat dzuhur berjamaah di mushola Pengadilan Agama Buntok yang dilanjutkan dengan kuliah tujuh menit (kultum)


Kegiatan sholat dzuhur berjamaah dan kuliah tujuh menit (kultum) menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan. Petugas muadzin, imam, dan penceramah kultum sesuai jadwal yang telah dibuat baik dari ketua, hakim, panitera, sekretaris, pejabat fungsional, serta pejabat struktural di lingkungan Pengadilan Agama Buntok.


Sesuai jadwal hari ini yang bertindak selaku muadzin Rahman Fauzi, SE dan imam serta penceramah kultum Hakim Muhammad Najid Aufar, S.H.I. dalam kultum 7 menitnya Muhammad Najid Aufar,S.H.I. (Hakim) menyampakan bererapa hal mengenai rukun puasa ada 2 yaitu:
1. Niat (wajib menurut Mazhab Syafi’i dan Maliki)
Niat bisa ikut bahasa apa saja. Kalau menurut kitab Fathul Mu’in, niatnya seperti berikut.
Nawaitu shouma ghodin an ada’i fardli syahri romadloni hadzihis sanati imanan wah tisaban fardlal lillahi ta’ala.
2. Menahan diri dari hal hal yang membatalkan puasa mulai terbitnya fajar Shodiq sampai terbenam nya matahari.
Waktu puasa: mulai terbitnya fajar Shodiq sampai terbenam nya matahari.
Berarti menahan diri dari waktu sholat shubuh sampai waktu sholat Maghrib. Dalam praktek di masyarakat, memang ada jarak antara adzan shubuh dan waktu imsak. Hal ini karena ada praktek nabi yang ada jarak antara sahur dan adzan shubuh sekitar membaca al-Quran 50 ayat. Oleh ulama ahli Falak, ditafsirkan dengan selisih sekitar 10 menit.
Hal-hal yg makruh dilakukan saat puasa sebagai berikut:
1. Mencicipi makanan di mulut.
2. Bersiwak atau menggosok gigi setelah dluhur.
3. Bercumbu.
Puasa melatih seseorang berlaku jujur, utamanya jujur pada diri sendiri. Jujur itu bahasa agamanya dan bahasa keren kekiniannya yaitu Integritas. Sehingga puasa mendorong seluruh Pegawai Pengadilan Agama Buntok untuk mensukseskan program zona integritas (ZI) menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM).
Sebagai informasi, kegiatan ini diikuti oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Buntok dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menerapkan social distancing, dengan menjaga jarak para jamaah dan menggunakan masker.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Klik Disini ya
Ada yang bisa kami bantu?
Ada yang bisa kami bantu?